Do'a Mustajab Sang Pemimpin dan Ulama, Satu Korban Tenggelam Ditemukan

Do'a Mustajab Sang Pemimpin dan Ulama, Satu Korban Tenggelam Ditemukan

Do'a Mustajab Sang Pemimpin dan Ulama, Satu Korban Tenggelam Ditemukan
Do'a Mustajab Sang Pemimpin dan Ulama, Satu Korban Tenggelam Ditemukan

AYOJAMBI.ID, TANJABBAR - Satu korban tenggelam pasca kecelakaan kerja ambruknya jembatan penyeberangan desa Sungai Limau Kecamatan Pengabuan akhirnya ditemukan Selasa (26/5) dini hari, setelah satu pekan dilakukan pencarian oleh Basarnas Kualatungkal dan tim gabungan.

Berdasarkan informasi, satu korban berhasil di temukan, Iyan (35) warga parit Pudin Kecamatan Pengabuan dalam keadaan meninggal dunia, sekitar jam 02.00 WIB dini hari oleh masyarakat di parit dua Sungai Rumbai Desa Ketapang pada koordinat -0°49'42.3" S, 103°04'16.7" E, sekitar 25 Km ke arah hulu sungai dari LKP ( Last Know Position ), dan TIM Bergerak menuju lokasi melewati jalur sungai untuk mengevakuasi korban. Selanjutnya korban di evakuasi ke rumah duka untuk di semayamkan.

Sebelumnya pada Senin (25/5) siang Bupati Tanjab Barat, Drs H Anwar Sadat M Ag mengunjungi lansung dan melakukan do'a bersama di kediaman korban dan lokasi kejadian.

Momen ini mendapat respon positif dari kalangan masyarakat Tanjabbar baik secara lansung maupun di media sosial, tidak sedikit yang menilai Do'a tulus seorang pemimpin dan ulama menjadi alasan ditemukan satu korban tenggelam tersebut.

"Alhamdulillah, Do'a mustajab seorang ulama yang memimpin daerah," ungkap salah satu masyarakat yang hadir saat kunjungan Bupati Tanjabbar.

Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Kapolres AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., meninjau langsung lokasi pencarian dua korban hilang di kawasan Desa Sungai Landak, Senin (25/05).

Sejak awal kejadian, berbagai unsur telah dikerahkan dalam proses pencarian, di antaranya tim Basarnas, TNI/Polri, BPBD, pihak perusahaan setempat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut membantu pencarian di lokasi kejadian.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat menyampaikan harapannya agar kedua korban segera ditemukan. Ia juga meminta keluarga korban untuk tetap tabah dan terus memanjatkan do'a dilokasi kejadian dan sebelumnya menggelar do'a bersama di kediaman korban.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencari korban. Walaupun masa tanggap darurat Basarnas secara prosedur akan berakhir besok, pencarian tidak serta-merta dihentikan. Jika nantinya ada tanda-tanda atau informasi dari masyarakat, kami akan kembali turun melakukan pencarian,” tegas Bupati dilokasi pencarian korban.

Setelah berhasil ditemukan, Bupati Tanjabbar dimintai tanggapannya, bersyukur atas ditemukan korban meski dalam keadaan MD. Dia berharap satu korban lagi akan segera ditemukan.

"Alhamdulillah, kita bersyukur dan kepada Allah SWT kita berharap, Allah mengabulkan do'a kita semua, Setelah dilakukan upaya yang maksimal, Wallahualam bissowab. Kami minta do'a juga dari masyarakat Semoga satu korban lagi juga segera ditemukan, Aamiin," harap Bupati dan juga Ulama Tanjab Barat itu. (*/Ken)



Related Articles