Minta Kejelasan Status Sumur Migas PetroChina, Wabup Pertanyakan di dalam Rakor SKK Migas

Minta Kejelasan Status Sumur Migas PetroChina, Wabup Pertanyakan di dalam Rakor SKK Migas

Minta Kejelasan Status Sumur Migas PetroChina, Wabup Pertanyakan di dalam Rakor SKK Migas
Minta Kejelasan Status Sumur Migas PetroChina, Wabup Pertanyakan di dalam Rakor SKK Migas

AYOJAMBI.ID, TANJABBAR - Agar tidak menimbulkan konsumsi publik terjadi simpang siur terkait  produksi barel dan titik sumur yang dimiliki PetroChina di wilayah kabupaten Tanjung Jabung Barat, wakil Bupati Tanjabbarat,Hairan SH. Mempertanyakan kepada pihak Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) perwakilan Sumatera Bagian Selatan.

Hal ini disampaikan Wabup saat mengikuti Rakor Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) perwakilan Sumatera Bagian Selatan. Palembang(11/10).

"Kami ingin keterbukaan produksi barel dan titik sumur yang dimiliki perusahaan petro china yang ada diwilayah tanjab barat, hari ini perlu penjelasan yang kongkrit dari SKK Migas Sumbgsel. kemudian ingin mengetahui letak-letak sumur secara Koordinat Dan berapa sumur yang memang termasuk dalam wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat,"ujar Wabup.

Sementara Dalam penyampaian Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan mengatakan, terkait kegiatan hulu migas serta profile beberapa KKKS di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta hal-hal yang membedakan kegiatan hilir dan hulu hingga peranan / kontribusi hulu migas melalui DBH Migas dan tambahan Program Pengembangan Masyarakat di KKKS. 

Anggono juga menyampaikan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan kepada industri hulu migas selama ini.dan beharap  kedepan sinergi antara pemerintah Kabupaten Tanjabbarat dengan SKK Migas dan KKKS tetap berjalan dengan baik serta terus dapat memberikan dukungan yang positif untuk kelansungan kegiatan hulu migas di Tanjung Jabung Barat.

"Kedepan untuk menyelaraskan program bersama dan melihat efektivitas program yang telah berjalan, SKK Migas bersama Pemkab Tanjab Barat akan besinergi dalam hal monitoring bersama terkait kegiatan PPM/TJS di Kabupaten Tanjabbar." ujarnya.

Turut hadir mendampingi Wabup, Asisten Perekonomian , Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kabag SDA.(put)


Related Articles