PBB Tanjabbar: UAS Terkesan Tidak Tau Balas Budi

PBB Tanjabbar: UAS Terkesan Tidak Tau Balas Budi

PBB Tanjabbar: UAS Terkesan Tidak Tau Balas Budi
PBB Tanjabbar: UAS Terkesan Tidak Tau Balas Budi


AYOJAMBI.ID, TANJABBAR - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Serentak 9 Desember 2020 mendatang, suhu Politik di Kabupaten Tanjab Barat mulai memanas, beberapa Parpol sudah memantapkan pilihan, dan ada juga Parpol yang berpaling dari pandangan sebelumnya.


Seperti halnya Dewan Pimpinan Daerah Partai Bulan Bintang (DPD PBB) Tanjab Barat yeng sebelumnya mendukung Ustad Anwar Sadat (UAS) pada Pilkada Tanjabbar 2015, namun Pilkada mendatang harus berpaling ke kandidat baru karena alasan kecewa.


"Saya pastikan tidak lagi dukung Ustad Anwar Sadat. Saya sudah nyatakan itu, PBB tidak lagi mendukungnya, alasannya saya sangat kecewa dengan beliau," ungkap Ketua DPD PBB Tanjabbar, H Saefuddin Marzuki kepada wartawan.


Dijelaskannya, pada Pilkada Tanjabbar tahun 2015 lalu, PBB hidup mati membantu Anwar Sadat-Suhatmeri (Asri) tanpa ada mahar politik, namun kekecewaan dirasakan PBB setelah Pilkada usai dan hubungan silaturahmi tidak lagi terjalin dengan baik.


"Saya dukung dia ikhlas dan gratis. Yang membuat kita kecewanya sama beliau, tidak ada feedback nya, bagaimana membangun silaturahmi dan bagaimana membangun komunikasi politik itu tidak ada. Jadi kesannya saya memandang beliau tidak ada balas budi," jelas H Udin, sapaan akrabnya.


Lebih lanjut, disebutkannya hingga selesai pemilihan legislatif sebelumnya dan UAS terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi sama sekali tidak ada komunikasi dan saling membantu.


"Setelah selesai pemilihan legislatif dan saya juga terpilih sebagai anggota DPRD Tanjabbar, begitu juga pak H Suhatmeri waktu caleg tidak ada bantuan dari Anwar Sadat. Setelah itu saya pastikan tidak dukung UAS lagi, sampai sekarang tidak ada komunikasi lagi," sebut H Udin.


Dia meminta kepada masyarakat, jika dirinya tidak mendukung UAS pada Pilkada mendatang jangan beranggapan PBB dukung yang lain mau cari uang.


"Tidak, sebelumnya saya dukung beliau gratis, jangan beranggapan sekarang saya mendukung kandidat lain mau cari uang, saya ulang lagi tidak. Intinya kalau orang becinta tu sudah patah hati," ujarnya lagi.


Ketua DPD PBB Tanjabbar juga mencurahkan, pada saat menjadi Ketua Tim Kampanye Asri dirinya sangat kelelahan karena kebanyakan turun kampanye dilapangan, hingga dirinya sempat dirawat benerapa hari di RS Jambi.


"Itu sudah berlalu, dan saya tidak ingin hal seperti itu terulang lagi. Tapi jika beliau maju tetap kita doakan lah semoga beliau dapat perahu," tutup H Udin. (ayo jambi)


Related Articles