Sosialisasi dan Silaturahmi Dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Tolak Radikalisme dan Terorisme

Sosialisasi dan Silaturahmi Dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Tolak Radikalisme dan Terorisme

Sosialisasi dan Silaturahmi Dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Tolak Radikalisme dan Terorisme
Sosialisasi dan Silaturahmi Dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Tolak Radikalisme dan Terorisme

AYOJAMBI.ID, TANJABBAR - Polres Tanjab Barat melalui Sat Intelkam gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat dalam rangka menolak paham radikalisme dan terorisme di wilayah Kabupaten Tanjab Barat, khususnya di Kecamatan Pengabuan.

Sosialisasi yang dipimpin Kanit Kamneg Sat Intelkam Polres Tanjabbar, Aipda B. Ginting, baik secara door to door ke rumah tokoh masyarakat maupun tokoh agama hingga dengan mengadakan pertemuan silaturahmi tatap muka dengan tokoh agama dan masyarakat banyak secara lansung pada bulan Ramadhan ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Selain itu juga dengan membuat himbauan berupa poster atau spanduk yang di pasang pada beberapa titik di setiap RT di Kecamatan Pengabuan.

Seperti halnya pada kegiatan sosialisasi dengan tokoh agama dan masyarakat Teluk Nilau pengabuan, Kamis (29/4) berlangsung khidmat, Aipda B. Ginting beserta anggotanya selalu mendapat tanggapan positif dari warga kecamatan Pengabuan dengan tegas sepakat menolak Radikalisme dan terorisme.

Aipda B Ginting, dalam sosialisasi nya ke masyarakat Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan mengajak dan mengimbau kepada semua kalangan dan lapisan masyarakat untuk tegas menolak jika ada paham radikalisme dan terorisme di daerahnya.

"Sebelumnya kita juga sudah membangun komunikasi dan dialog yang intensif dengan tokoh agama dan masyarakat Kecamatan Pengabuan dan Senyerang, dengan begitu mampu menyatukan perbedaan pemahaman dalam rangka menjaga situasi yang kondusif ditengah masyarakat yang saling berbeda akidah dan pemahaman,"ungkapnya.

Dia juga mengharapkan peran Ulama dalam menyampaikan norma-norma dan pemahaman agama yang sesuai dalam Al qur'an dan Sunnah guna menangkal perkembangan paham radikalisme, intoleran dan terorisme di tengah masyarakat.

"Peran tokoh agama (Ulama) sangat diharapkan mampu meluruskan ajaran-ajaran sesat yang mempengaruhi masyarakat banyak, sehingga dengan bantuan para ulama, maka paham-paham yang memecah belahkan umat tidak mudah berkembang," harapnya. (Put)


Related Articles