Gunakan Bahan Bekas, Konsultan Pengawas berdalil Pengejaran Kios Tidak Masuk Dalam RAB

Gunakan Bahan Bekas, Konsultan Pengawas berdalil Pengejaran Kios Tidak Masuk Dalam RAB

Gunakan Bahan Bekas, Konsultan Pengawas berdalil Pengejaran Kios Tidak Masuk Dalam RAB
Gunakan Bahan Bekas, Konsultan Pengawas berdalil Pengejaran Kios Tidak Masuk Dalam RAB

AYOJAMBI.ID - TANJABBAR - Proyek Peningkatan PUJASERA Kuala Tungkal diduga mengunakan bahan lama / bekas atau rekondisi hanya saja di cat ulang biar terlihat baru. proyek yang menelan anggaran cukup fantastis senilai Rp. 2,7 M dikerjakan oleh CV . DHAFI PUTRA masih dalam proses pengerjaan. 9/10/23


 Dari pantauan langsung oleh AYOJAMBI.ID terlihat item item pengerjaan proyek peningkatan Pujesera (serambi Tungkal) banyak menggunakan bongkahan lama / bahan bekas. 


proyek 2,7 M dana yang cukup besar seperti kekurangan anggaran sehingga masih menggunakan bahan lama atau rekondisi ingin meraup keuntungan yg lebih besar 



Ahmad Riyand sebagai konsultan pengawas beralasan bahwa proyek peningkatan Pujesera kios tersebut dikerjakan tidak masuk RAB yang masuk dalam pekerjaan di RAB itu food court Pujasera dan Pedestarian .


" Perlu diketahui sebenarnya kios itu tidak ada dalam RAB, dikarenakan penyesuaian di lapangan, rekanan bersedia merehab nya. Makanya di pakailah besi tiang, dan seng lamanya. Itu tidak dibayar kan, Pekerjaan di RAB itu food court Pujasera dan Pedestarian bang" ujarnya.



Dia juga meminta pernyataan tertulis dari pedagang Pujesera yang menginginkan transparansi informasi RAB proyek peningkatan Pujesera Kuala Tungkal.


" sesuai dengan UU 14 terkait keterbukaan informasi publik, Abang buat surat tertulis aja permintaan data" tutupnya 



Sebelumnya, Waldi pedagang Pujesera (serambi Tungkal) mengatakan hal yang dari Dinas terkait harus lebih ekstraketat dalam pengawasan peningkatan Pujesera ini karena ini merupakan menjadi icon Tanjab barat sebagai tempat santai dari berbagai kalangan dan pendatang.



"Jadi kmi minta kepada instansi yg terkait dengan pekerjaan ini khususny dinas PUPR tanjabbar untk lebih pro aktif dalam mengawasi pkerjaan in terutama PPK n KONSULTAN pengawas jangan duduk manis aja dimana etika tanggung jawab saudara sebagai PPK n KONSULTAN pengawas dgn suatu pekerjaan kala macam gini cara kerja saudara tidak ada jaminan mutu dan kwalitas suatu proyek yg anda kerjakan yg ada hanya kekurangan n kekurangan malah yg muncul adalah masalah dan menguntungkan rekanan coba pikirkan dengan anggaran 2,7 M begitu selesai dkerjakan dan serah terima kerjaan belum apa"nnti sudah mulai yang rusak dikeluhkan oleh pedagang yg menempati kios"yg ada" ujarnya Minggu siang 



Ia juga menegaskan kepala kontraktor/ rekanan yang mengerjakan proyek peningkatan Pujesera ini " jangan aja nanti banyak alasan masih ada waktu pemeliharaan yg bisa dikatakan pemeliharaan kalo pekerjaan itu sesuai dengan mutu dan kwalitas atau pun standar bahan yg digunakan sesuai dg SPEK dan mengacu pada RAB tetapi yg ad dlapangan/lokasi pekerjaan yang ada hanya NIHIL msih mengandalkan bahan lama apakah itu yg dinamakan kontraktor yg punya pengalaman kerja tetapi bukan pengalaman kerja melainkan meng akali kerjaan" tugasnya 


Pnd




Related Articles